CATATAN KECIL LAPORAN SEPUTAR WISUDA KELAS WUSTHO ANGKATAN 1 METODE MASRURIYAH CABANG KOTA BOGOR
Oleh : Tim Masruriyah Cabang Kota Bogor
Ahad pagi itu, 19 April 2026, langit seolah ikut bersaksi. Di Masjid Baitul Anwar, langkah-langkah kaki datang dengan harap, dan pulang membawa cahaya. Hari itu bukan sekadar acara ia adalah perjalanan hati yang ditutup dengan syukur, dan dibuka kembali dengan harapan baru.
Wisuda Kelas Wustho dan Pembukaan Kelas I’dad berlangsung dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Sejak awal, suasana telah terasa berbeda. Dipandu dengan penuh ketenangan oleh Ustadz Baban Hafizahullah, acara dibuka dengan lantunan Al-Fatihah bersanad Metode Masruriyah, sebuah bacaan yang bukan hanya terdengar, tapi terasa sampai ke relung jiwa.
Ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh para santri pengguna Metode Masruriyah mengalir lembut, seolah menjadi saksi bahwa setiap huruf yang dipelajari dengan sabar, kini telah tumbuh menjadi cahaya yang menerangi. Dilanjutkan dengan Mars Metode Masruriyah, semangat pun menggema, menguatkan tekad bahwa perjuangan ini bukan hanya tentang belajar, tapi tentang menjaga warisan ilmu.
Sambutan demi sambutan menjadi penguat arah dan niat. Dari DKM Masjid Baitul Anwar, Bapak H. Suherman, yang menyampaikan harapan besar untuk keberlanjutan generasi Qur’ani. Dari Kepala Cabang Masruriyah Kota Bogor, Kak Fajar, yang mengajak untuk tidak berhenti hanya sampai wisuda, tapi terus melangkah menjadi pembawa manfaat. Dari Bapak Lurah, serta perwakilan MUI dan FKDT Kecamatan Bogor Barat, yang menegaskan bahwa pendidikan agama adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat.
Pesan istimewa dari Muallif Metode Masruriyah, KH. Ahmad Tolani, M.Pd Hafizahullah, menjadi pengingat yang menenangkan: bahwa setiap langkah kecil dalam menuntut ilmu adalah bagian dari perjalanan besar menuju ridho Allah.
Sebanyak 19 peserta wisuda Kelas Wustho hari itu berdiri bukan hanya sebagai lulusan, tapi sebagai bukti bahwa kesungguhan akan selalu menemukan jalannya. Testimoni mereka menggetarkan, tentang lelah yang berubah menjadi nikmat, tentang air mata yang akhirnya menjadi senyum kebanggaan.
Kehadiran para tamu undangan, Lurah Semplak beserta jajaran, DKM Baitul Anwar, perwakilan MUI Semplak, serta Ketua FKDT Kecamatan Bogor Barat menambah kekuatan bahwa perjuangan ini tidak sendiri. Ada doa yang menyertai, ada dukungan yang menguatkan.
Semua berjalan dengan khidmat. Bukan karena acara ini besar, tapi karena niat yang dibawa begitu dalam.
Kami juga menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, para panitia, asatidz, santri, donatur, serta semua yang terlibat, baik yang terlihat maupun yang bekerja dalam diam. Setiap waktu yang dikorbankan, setiap tenaga yang dicurahkan, bahkan setiap harta yang diinfakkan, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang berlipat, mengganti dengan keberkahan pada harta, kesehatan pada badan, dan kekuatan dalam langkah-langkah kebaikan.
Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan dan kehilafan. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga segala kekurangan menjadi bahan perbaikan, dan segala kebaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Semoga langkah yang telah dimulai hari ini tidak berhenti di sini. Semoga para wisudawan menjadi penjaga ilmu, pengamal yang istiqomah, dan penyampai kebaikan di mana pun berada. Dan semoga Kelas I’dad yang baru dibuka menjadi pintu lahirnya generasi-generasi baru yang mencintai Al-Qur’an, bukan hanya di lisan, tapi juga dalam kehidupan.
Karena sejatinya, keberhasilan bukan hanya tentang selesai belajar…
tapi tentang terus berjalan, meski tak lagi terlihat panggungnya.
Oleh :
Kak Ustadz Fajar
(Kepala Cabang Masruriyah Kota Bogor)






















Tidak ada komentar:
Posting Komentar