Senin, 02 November 2026

Mewujudkan Program Unggulan Menuntaskan Buta Huruf dan Kemampuan Baca Al-Qur'an dengan Cepat dan Fasih, FKDT Kabupaten Bogor dan Jawa Barat Menggandeng Metode Masruriyah

 

📰 BREAKING NEWS

BERITA DINIYAH – FKDT KABUPATEN BOGOR & JAWA BARAT

Mewujudkan Program Unggulan Menuntaskan Buta Huruf dan Kemampuan Baca Al-Qur'an dengan Cepat dan Fasih, FKDT Kabupaten Bogor dan Jawa Barat Menggandeng Metode Masruriyah














BOGOR — Alhamdulillāh, sebuah langkah besar dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an kembali terukir. Wisuda Angkatan IX Pengajian dan Perkuliahan Kelas Wustho Metode Masruriyah telah sukses dilaksanakan di Aula Masjid An-Nuur Abdurrahman bin Auf, Perumahan BDB 2 RW 16, Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Ahad, 1 November 2026.

Sebanyak 34 peserta wisuda mengikuti prosesi Wisuda Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah dengan penuh khidmat dan kebahagiaan. Para peserta tersebut terdiri dari 28 peserta Kelas Wustho Angkatan IX Pusat Cibinong dan 6 peserta Kelas I'dad Cabang Kota Bogor.

Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek, dengan beragam latar belakang, baik dari kalangan guru maupun masyarakat umum. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk terus belajar, memperbaiki bacaan, dan mendalami Al-Qur'an tidak mengenal usia maupun latar belakang.

🤝 FKDT Kabupaten Bogor dan Jawa Barat Dukung Metode Masruriyah

Momentum wisuda ini semakin istimewa dengan kehadiran Ketua FKDT Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua FKDT Provinsi Jawa Barat, K.H. Sardi, S.Pd., M.M., yang akrab disapa Abah Sardi.

Dalam sambutannya, Abah Sardi memberikan motivasi dan semangat dakwah kepada seluruh peserta wisuda. Beliau menekankan pentingnya menghadirkan metode pembelajaran Al-Qur'an yang efektif, mudah dipahami, serta mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan cepat dan fasih.

Menurut beliau, kehadiran Metode Masruriyah merupakan salah satu ikhtiar yang sangat baik dalam menuntaskan buta huruf Al-Qur'an hingga ke pelosok negeri.

“Oleh karena itu, sebagai program unggulan FKDT di Kabupaten Bogor, dan insya Allah akan merambah ke seluruh Provinsi Jawa Barat, kami dari FKDT mendukung adanya Metode Masruriyah ini dalam rangka mensyiarkan dan mendakwahkan Al-Qur'an di Madrasah Diniyah dan Sekolah Dasar di seluruh Kabupaten Bogor. Insya Allah, Jawa Barat juga akan menyusul,” ungkap beliau.

Abah Sardi juga menyampaikan pesan yang sangat mendalam tentang pentingnya keikhlasan dalam mengabdi dan berdakwah. Menurutnya, ketika seseorang ikhlas dalam perjuangannya, Allah Subhānahu wa Ta'ālā akan memberikan pertolongan dan keberkahan.

Beliau mengaku telah merasakan secara langsung keberkahan dari pengabdiannya terhadap dunia diniyah dan Al-Qur'an. Karena itu, beliau mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati untuk tidak berhenti pada seremoni wisuda, tetapi mengamalkan ilmu yang telah diperoleh kepada keluarga dan masyarakat.

Ilmu Al-Qur'an yang diajarkan dan diamalkan, menurut beliau, akan menjadi tabungan investasi amal jariyah di akhirat.

“Tidak ada kata pensiun dalam belajar Al-Qur'an. Teruslah belajar Tahsinul Qur'an, mengamalkannya, dan mengajarkannya hingga akhir hayat,” pesan Abah Sardi.

🌟 Pesan Alumni: Jangan Pernah Merasa Cukup dalam Belajar Al-Qur'an

Turut hadir pula Ketua FKDT Kecamatan Bojonggede, Ustadzah Hj. Maesaroh, M.Pd., yang juga merupakan Alumni Angkatan VIII Pengajian dan Perkuliahan Metode Masruriyah.

Dalam sambutannya mewakili para alumni, beliau menyampaikan pengalaman pribadinya selama mengikuti pembelajaran Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah.

Beliau mengungkapkan bahwa sejak usia dini telah belajar mengaji, mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Namun, setelah mengikuti Pengajian dan Perkuliahan Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah, beliau menyadari bahwa masih terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki dalam bacaan Al-Qur'an.

“Selama ini kita mungkin merasa bacaan Al-Qur'an kita sudah cukup benar. Namun, setelah mengikuti pembelajaran Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah, ternyata masih banyak bacaan yang perlu diperbaiki. Karena itu, saya sebagai alumni senantiasa mengajak rekan-rekan untuk terus belajar Al-Qur'an melalui Metode Masruriyah,” ujarnya.

Beliau juga memberikan motivasi kepada masyarakat di Kabupaten Bogor untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar.

“Yang jauh-jauh dari luar Kabupaten Bogor sudah belajar Metode Masruriyah, ada dari Cianjur, Papua, dan daerah lainnya. Masa kita yang dekat tidak mau hadir untuk mengikuti Pengajian Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah yang sungguh luar biasa ini,” pungkasnya.

📖 Talaqi Musyafahah dan Sanad hingga Rasulullah ﷺ

Sementara itu, Pendiri dan Penulis Metode Masruriyah, Ust. Ahmad Tolani, M.Pd., yang akrab disapa Kyai Tolani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pengajian dan Perkuliahan Metode Masruriyah memiliki jenjang pembelajaran yang berkesinambungan.

Jenjang tersebut dimulai dari:

Kelas I'dad (Dasar) → Kelas Wustho (Menengah) → Kelas Ulya (Atas) → Kelas Ma'had Aliy (Tinggi).

Beliau menjelaskan bahwa pembelajaran Tahsinul Qur'an Metode Masruriyah mengedepankan konsep Talaqi Musyafahah, yaitu proses belajar secara langsung dan berhadapan dengan guru, sehingga peserta dapat memperoleh bimbingan bacaan secara tepat serta tersambung dalam sanad keilmuan hingga kepada Rasulullah ﷺ.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tentang sanad keilmuan Al-Qur'an yang dimilikinya, yang tersambung melalui para guru Al-Qur'an, di antaranya Romo K.H. Ahmad Fathoni, serta jalur sanad Nusantara yang tersambung kepada Mbah K.H. Munawwir Krapyak, dan jalur sanad keilmuan Timur Tengah hingga kepada Syaikh Abdul Fattah Al-Qadhi.

Lebih lanjut, Kyai Ahmad Tolani menjelaskan bahwa konsep Talaqi Musyafahah merupakan tradisi pembelajaran Al-Qur'an yang telah diwariskan sejak masa Rasulullah ﷺ dan para sahabat.

Malaikat Jibril 'Alaihissalām mengajarkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan proses pembelajaran secara langsung, dibacakan dan kemudian diikuti bacaannya.

Sebagaimana firman Allah Subhānahu wa Ta'ālā dalam QS. Al-Qiyamah ayat 18:

فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ

“Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu.”
(QS. Al-Qiyamah: 18)

🎓 Sembilan Angkatan, Sembilan Kali Wisuda

Kyai Ahmad Tolani juga menyampaikan rasa syukur atas istiqamah Metode Masruriyah dalam menyelenggarakan Pengajian dan Perkuliahan Tahsinul Qur'an hingga mencapai Angkatan IX.

“Alhamdulillāh, Metode Masruriyah secara istiqamah terus melaksanakan pengajian dan perkuliahan hingga sekarang. Sampai dengan Angkatan IX, artinya telah dilaksanakan sebanyak sembilan kali wisuda,” ungkapnya.

Namun demikian, beliau menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu Al-Qur'an.

Para peserta yang telah menyelesaikan Kelas Wustho diharapkan dapat melanjutkan pembelajaran ke Kelas Ulya, dengan komposisi pembelajaran 70 persen praktik bacaan dan 30 persen teori, termasuk pembelajaran 30 Juz Al-Qur'an Bersanad serta pendalaman materi-materi yang belum dibahas pada jenjang sebelumnya.

Dari total kurang lebih 96 peserta yang mengikuti rangkaian Pengajian dan Perkuliahan Metode Masruriyah, sebanyak 34 peserta berhasil bertahan hingga akhir dan dinyatakan lulus seluruhnya.

Kelulusan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk terus meningkatkan mutu bacaan, memperdalam ilmu, serta melanjutkan pembelajaran ke jenjang berikutnya.

🌿 Dakwah Al-Qur'an untuk Generasi dan Negeri

Wisuda Angkatan IX Metode Masruriyah bukan sekadar seremoni kelulusan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol lahirnya semangat baru untuk terus membumikan Al-Qur'an, memperbaiki bacaan umat, dan menyiapkan para pengajar Al-Qur'an yang mampu menyebarkan ilmu secara benar dan penuh keikhlasan.

Kolaborasi antara FKDT Kabupaten Bogor, FKDT Provinsi Jawa Barat, dan Metode Masruriyah diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan program unggulan untuk menuntaskan buta huruf Al-Qur'an serta meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan cepat, benar, dan fasih bagi murid-murid Madrasah Diniyah dan Sekolah Dasar.

Semoga langkah kecil yang dimulai dari Kabupaten Bogor ini menjadi gerakan besar dalam mensyiarkan Al-Qur'an, melahirkan generasi Qur'ani, serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir zaman.

“Belajar Al-Qur'an, Mengamalkan Al-Qur'an, dan Mengajarkan Al-Qur'an hingga Akhir Hayat.”


Metode Masruriyah – Markaz Masruriyah Cibinong Bogor

Bogor, 1 November 2026

Minggu, 18 Oktober 2026

🌸 MUNAQASYAH METODE MASRURIYAH 🌸 MI, MTs, MA – PONPES AL-FIQORIYAH 📍 Bojonggede, Kabupaten Bogor

 🚨✨ BREAKING NEWS ✨🚨

🕌📖 ALHAMDULILLAH, SUKSES DAN PENUH BERKAH! 📖🕌


🌸 MUNAQASYAH METODE MASRURIYAH 🌸

MI, MTs, MA – PONPES AL-FIQORIYAH

📍 Bojonggede, Kabupaten Bogor


━━━━━━━━━━━━━━━━━━


🎉 600 SISWA MENGIKUTI MUNAQASYAH JILID 1 NAIK JILID 2 CFBA METODE MASRURIYAH! 🎉

https://youtu.be/JRCd7gAgfOs?si=MlZNtvP6173qDY1x





























Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…


Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan Munaqasyah Metode Masruriyah di lingkungan MI, MTs, dan MA Pondok Pesantren Al-Fiqoriyah, Bojonggede, Kabupaten Bogor, telah terlaksana dengan lancar dan penuh keberkahan.


📅 12–15 Oktober 2026

🏫 MI, MTs, MA – Ponpes Al-Fiqoriyah

👥 Peserta: 600 siswa


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa dan santri setelah mengikuti pembelajaran selama dua bulan, yaitu pada Agustus–September 2026.


📖✨ DARI JILID 1 MENUJU JILID 2, LANGKAH NYATA MENUJU BACAAN AL-QUR’AN YANG FASIH!


Melalui program CFBA (Cepat Fasih Baca Al-Qur’an) Metode Masruriyah, para siswa dan santri mengikuti munaqasyah sebagai bagian dari evaluasi hasil pembelajaran sekaligus persiapan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.


Dengan dua jilid yang ringkas, yaitu Jilid 1 dan Jilid 2 CFBA Metode Masruriyah, pembelajaran dirancang untuk membantu siswa dan santri mencapai kemampuan membaca Al-Qur’an secara fasih, tepat, dan sesuai kaidah tajwid, insyaallah.


━━━━━━━━━━━━━━━━━━


🎙️ PENDIRI DAN PENULIS METODE MASRURIYAH MEMBUKA KEGIATAN


Kegiatan munaqasyah perdana ini dibuka langsung oleh Kyai Ahmad Tolani, M.Pd., Pendiri sekaligus Penulis Metode Masruriyah.


Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Sekolah dan Pondok Pesantren Al-Fiqoriyah, Bojonggede, Kabupaten Bogor, atas terselenggaranya kegiatan munaqasyah perdana ini.


Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk:


✅ Mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dan santri secara terarah.


✅ Mengevaluasi hasil pembelajaran Metode Masruriyah secara berkelanjutan.


✅ Meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah dan pondok pesantren.


✅ Mendukung peningkatan kualitas program baca Al-Qur’an secara fasih serta pembinaan tahfidz Al-Qur’an.


“Semoga dengan adanya kegiatan Metode Masruriyah ini, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dan santri semakin meningkat. Munaqasyah menjadi bagian penting dari evaluasi pembelajaran berkelanjutan, demi meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an, baik dalam program baca fasih maupun tahfidz Al-Qur’an di Sekolah dan Pondok Pesantren Al-Fiqoriyah.”


━━━━━━━━━━━━━━━━━━


🌟 600 SISWA, SATU SEMANGAT: MEMBANGUN GENERASI QUR’ANI! 🌟


Keberhasilan pelaksanaan munaqasyah ini menjadi langkah awal yang membanggakan dalam penguatan pembelajaran Al-Qur’an di Ponpes Al-Fiqoriyah.


Semoga seluruh siswa dan santri semakin mencintai Al-Qur’an, semakin fasih dalam membacanya, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


🤲 Barakallāhu fīkum.


Terima kasih kepada seluruh pimpinan, pengurus, dewan guru, para ustaz dan ustazah, serta semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.


📚 METODE MASRURIYAH

Cepat Fasih Baca Al-Qur’an & Cepat Bisa Menulis Al-Qur’an


🌐 Markaz Metode Masruriyah Pusat & Cabang


#BreakingNews

#MetodeMasruriyah

#MunaqasyahMasruriyah

#CFBA

#CepatFasihBacaAlQuran

#PonpesAlFiqoriyah

#Bojonggede

#PendidikanAlQuran

#GenerasiQurani

Selasa, 13 Oktober 2026

DIKLAT SERTIFIKASI & PENERAPAN METODE MASRURIYAH (Metode CFBA, STG, SMAD & CBMA Masruriyah)- KKM & KKG MI KECAMATAN BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR

 

🚨 BREAKING NEWS! 🚨 🕌✨ DIKLAT SERTIFIKASI & PENERAPAN METODE MASRURIYAH ✨🕌
(Metode CFBA, STG, SMAD & CBMA Masruriyah)- KKM & KKG MI KECAMATAN BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR

https://youtu.be/m1j-YoMAcrE?si=RCZ8Pdoe_edxosEf

















Alhamdulillāhi Rabbil ‘Ālamīn...

Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, telah terlaksana kegiatan Diklat Sertifikasi & Penerapan Metode Masruriyah bagi 77 orang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Tahap 1 yang diperuntukkan bagi guru kelas 5 dan 6.

📅 Hari/Tanggal: Sabtu, 10 Oktober 2026
⏰ Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. selesai
📍 Tempat: MIS Raudhatul Athfal, Bojonggede, Kabupaten Bogor

🎙️ NARASUMBER UTAMA

Kyai Ahmad Tolani, M.Pd.
(Pendiri & Penulis Metode Masruriyah)

📚 MENGUATKAN KOMPETENSI GURU AL-QUR’AN

Kegiatan diklat ini diselenggarakan oleh KKM & KKG-MI Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Al-Qur’an melalui penerapan Metode Masruriyah, yang mencakup:

✨ CFBA — Cepat Fasih Baca Al-Qur’an
✨ STG — Senandung Tajwid & Gharib
✨ SMAD — Senandung Materi Agama Dasar 
✨ CBMA — Cepat Bisa Menulis Al-Qur’an

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Sebanyak 77 peserta mengikuti rangkaian diklat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di madrasah masing-masing.

🗣️ PESAN DAN HARAPAN PENDIRI METODE MASRURIYAH

Kyai Ahmad Tolani, M.Pd., selaku Pendiri sekaligus Penulis Metode Masruriyah, menyampaikan:

“Masya Allah, sungguh luar biasa! Para peserta diklat dari guru-guru MI se-Kecamatan Bojonggede mengikuti Diklat Metode Masruriyah ini dengan sangat antusias dan penuh semangat.

Semoga ilmu yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat, penuh berkah, dan dapat diterapkan di lembaga atau satuan administrasi pangkal (satmingkal) masing-masing, sehingga menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi yang saleh dan salehah.

Aamiin Yā Rabbal ‘Ālamīn.”

🌟 LANGKAH NYATA MENUJU GENERASI QUR’ANI

Diklat ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas guru, meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an, serta menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi para peserta didik.

Dengan semangat “Guru Hebat, Pembelajaran Al-Qur’an Berkualitas, Generasi Saleh-Salehah Berakhlak Qur’ani,” Metode Masruriyah terus berikhtiar menjadi bagian dari perjuangan mencetak generasi yang mencintai Al-Qur’an.

🤲 Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, keikhlasan, dan kemudahan kepada seluruh guru serta semua pihak yang berkhidmat dalam pendidikan Al-Qur’an.

Aamiin Yā Rabbal ‘Ālamīn.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

📢 KKG-MI KECAMATAN BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR
🤝 Bersama Markaz Metode Masruriyah
📖 Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Generasi, Meraih Keberkahan.

#BreakingNews